PEMBATAL-PEMBATAL KEISLAMAN YANG WAJIB DI KETAHUI DAN DIFAHAMI SEORANG MUSLIM
▪ PEMBATAL KE-1
Syirik kepada Allah. Barangsiapa yang melakukan
kesyirikan maka dia telah membatalkan syahadatnya.
● Dalil al Qur'an surat al-Maidah ayat 72
لَقَدْ كَفَرَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ الْمَسِيحُ
ابْنُ مَرْيَمَ وَقَالَ الْمَسِيحُ يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اعْبُدُوا اللَّهَ رَبِّي
وَرَبَّكُمْ إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ
وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ
“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:
“Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putra Maryam”, padahal Al Masih (sendiri)
berkata: “Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya
orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah
mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi
orang-orang lalim itu seorang penolong pun.
● Surat an-Nisaa’ ayat 116
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ
مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا
بَعِيدًا
Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan
dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya.
Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia
telah tersesat sejauh-jauhnya.
▪ PEMBATAL KE-2
Menjadikan perantara antara seseorang dengan Allah.
Miripnya kesyirikan penyembah kuburan zaman sekarang dengan kaum musyrikin
jahiliah.
▪ PEMBATAL KE-3
Tidak mengkafirkan musyrikin, atau meragukan kekafiran
mereka atau membenarkan madzhab mereka.
● Dalil al Qur'an surat Az-Zukhruf ayat 26 dan 27
وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ إِنَّنِي
بَرَاءٌ مِمَّا تَعْبُدُونَ※ إِلَّا الَّذِي فَطَرَنِي فَإِنَّهُ سَيَهْدِينِ
Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya
dan kaumnya: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang
kamu sembah.
Tetapi (aku menyembah) tuhan yang menjadikanku; karena
sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku".
▪ PEMBATAL KE-4
Meyakini adanya ajaran lain yang lebih baik daripada
ajaran nabi atau adanya hukum-hukum yang lebih baik daripada hukum-hukum Allah.
● Dalil al Qur'an Surat asy-Syura ayat 21
أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ شَرَعُوا لَهُمْ مِنَ الدِّينِ مَا
لَمْ يَأْذَنْ بِهِ اللَّهُ ۚ وَلَوْلَا كَلِمَةُ الْفَصْلِ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ ۗ
وَإِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah
yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak
ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan.
Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amat
pedih.
● Surat al-An'am ayat 121
وَلَا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ
وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ ۗ وَإِنَّ الشَّيَاطِينَ لَيُوحُونَ إِلَىٰ أَوْلِيَائِهِمْ لِيُجَادِلُوكُمْ
ۖ وَإِنْ أَطَعْتُمُوهُمْ إِنَّكُمْ لَمُشْرِكُونَ
Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang
tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang
semacam itu adalah suatu kefasikan. Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada
kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka,
sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik
▪ PEMBATAL KE-5
Membenci sesuatu yang dibawa oleh Rasulullah walaupun
seseorang mengamalkannya. Salah satu konsekuensi syahadat adalah mencintai
Allah dan rasul-Nya.
● Dalilny al Qur'an surat Muhammad ayat 9
ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ كَرِهُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأَحْبَطَ
أَعْمَالَهُمْ
Yang demikian itu adalah karena Sesungguhnya mereka
benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Quran) lalu Allah menghapuskan
(pahala-pahala) amal-amal mereka.
▪ PEMBATAL KE-6
Memperolok-olok agama, mempermainkan azab allah, serta
menjadikan sunnah Rasulullah sebagai olok-olok. Tidak diperbolehkan
bermain-main dalam masalah agama walaupun bercanda.
▪ PEMBATAL KE-7
Sihir dan Dukun
_Barangsiapa yang melakukannya, meridhoinya,
mendatanginya dan percaya maka dia kafir.
● Dalil al Qur'an surat al Baqarah ayat 102
السِّحْرَ وَمَا أُنْزِلَ عَلَى الْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ
هَارُوتَ وَمَارُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَا إِنَّمَا نَحْنُ
فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ
الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ ۚ وَمَا هُمْ بِضَارِّينَ بِهِ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ اللَّهِ
ۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ ۚ وَلَقَدْ عَلِمُوا لَمَنِ
اشْتَرَاهُ مَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ ۚ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا بِهِ أَنْفُسَهُمْ
ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh
syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa
Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak
mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir).
Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua
orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak
mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: "Sesungguhnya
kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir". Maka mereka
mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat
menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli
sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan
izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat
kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini
bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah
baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual
dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.
"Contoh berbagai bentuk kekafiran dalam
sihir."
● PEMBATAL KE-8
Mendukung orang-orang musyrik kafir dalam memerangi
kaum muslimin.
● Dalil al Qur'an surat Al-Ma’idah ayat 51
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ
وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ
فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian
mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi wali (kalian); sebagian mereka
adalah wali bagi sebagian yang lain. Barang siapa di antara kalian mengambil
mereka menjadi wali, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka Sesungguhnya
Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim
▪ PEMBATAL KE-9
Meyakini bahwa beberapa orang ada yang boleh keluar
dari syariat nabi Muhammad. Sesatnya aliran yang menganggap bahwa manusia itu
bertingkat-tingkat terkait syari'at.
"Pelajaran dari kisah nabi musa dan nabi
khidir."
▪ PEMBATAL KE-10
Berpaling dari agama Allah, tidak peduli dengan agama.
● Dalil al Qur'an surat Thaha ayat 124
وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا
وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى
Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka
sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit dan Kami akan mengumpulkannya
pada hari kiamat dalam keadaan buta.”
● Surat as- Sajadah ayat 22
وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ ذُكِّرَ بِآيَاتِ رَبِّهِ ثُمَّ
أَعْرَضَ عَنْهَا ۚ إِنَّا مِنَ الْمُجْرِمِينَ مُنْتَقِمُونَ
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang
telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling
daripadanya? Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang
yang berdosa
Kesepuluh pembatal tersebut di atas tidak berbeda
apakah keadaannya sungguh-sungguh atau bermain-main, kecuali orang yang
terpaksa namun hatinya tetap beriman.`
📑 Untuk pembahasan lengkap pembatal-pembatal
keislaman, kami persilahkan untuk mendownload audio kajian pembatal-pembatal
keislaman (di bawah) bersama al-Ustadz Qomar Su'aidi Lc hafizhahullah
💽 Sumber Audio || http://alfaruq.net/audio-dauroh-banyumas-pembatal-pembatal-keislaman/
Sumber >>
WhatsApp Salafy Indonesia
Komentar
Posting Komentar